Showing posts with label Food. Show all posts
Showing posts with label Food. Show all posts

Onde-onde

Onde-onde boleh jadi tersebar luas di Pulau Jawa, namun kelezatan Onde-onde tentunya tak bisa dinikmati di sembarang tempat. Mojokerto menjadi tempat yang paling tepat untuk berburu dan menikmati kelezatan beragam jenis Jenis Onde-onde, mulai dari Onde-onde isi kacang ijo sampai Onde-onde isi keju. Di kota inilah, Onde-onde tumbuh mulai dari jajanan pasar yang dijual oleh bakul-bakul pada tahun 1927-an hingga makanan prestisious yang mampu menembus swalayan modern.


Sejarah penamaan Onde-onde memang hingga kini belum jelas, namun kelezatannya telah di akui oleh banyak orang. Onde-onde terdiri dari ulit yang berbahan campuran tepung terigu dan wijen sebagai lapisan luarnya. Bentuk makanan ini layaknya bola tenis yang di dalamnya kemudian di isi dengan bervariasi oleh produsen satu dengan produsen lainnya. Isi yangtelah terbungkus dengan adonan kulit yang berbalut wijen ini kemudian di goring dalam wajan dengan api yang sedang, ini dilakukan untuk menghasilkan pemasakan yang merata.Keunikan dari onde-onde ini adalah wijen yang berukuran mini yang mampu melekat pada kulit luarnya.

Cita rasa kulit berbalut wijen yang berpadu tumpah ruah di lidah beserta isinya mengahasilkan sensasi rasa nikmat yang akan menyapa sejak gigitan pertama. Kali pertama Onde-onde hanya berisi kacang ijo dengan rasa yang cenderung manis. Namun dengan perkembangan zaman , beberapa produsen menambah bahan lain untuk isi, misalnya berupa keju,dan coklat. Ini di lakukan agar semakin kaya akan citarasa.

Kulit Onde-onde ini yang gurih karena balutan wijen dan isi yang kaya cita rasa akan sangat nikmat bila dinikmati dengan secangkir teh panas manis. Satu Onde-onde di jual dengan harga bervariasi. Onde-onde di pasar-pasar dari harga Rp.1000,00 hingga Rp.1500,00. Onde-onde di took-toko kue di jual dengan harga Rp.1500,00 hingga Rp.2500,00. Semuanya bisa dinikmati di tempat atau di bawa pulang.

Sejumlah tempat yang tepat untuk menikmati kelezatan Onde-onde khas Mojokerto ini antara lain di beberapa pasar-pasar tradisonal dan juga toko-toko kue yang tersebar luas di seluruh Mojokerto.

Silahkan coba kelezatannya!!!

Klanteng, Apem, Rangin


Kreasi kuliner masyarakat Mojokerto dalam bentuk kue bisa dinikmati di berbagai pasar tradisional yang tersebar seluruh sudut kota. Tidak hanya Onde-onde yang jadi cirri khas, makananan lain yang lazim di coba adalah klanteng, apem, .

Sebagai kota agraris yang mencerminkan hasil kekayaan alamnya, kebanyakan kue-kue terbuat dari bahan dasar beras ketan, dan kanji. Pengayaan citarasa pun di lakukan dengan hasil alam yang ada seperti gula kelapa sebagai pemanis dan daun pandan sebagai pewangi aroma.

Konon, kue ini dinamakan klanteng karena bentuknya yang unik dengan beraneka warna-warni alami. Klanteng ini disuguhkan dalam lipatan daun pisang (pincuk) dan diberi parutan kelapa dan saos gula jawa sebagai pemanis. Sesuai dengan perkembangannya produsen klanteng menambah beberapa item sebagai pelengkap antara lain ketan, gatot, dan tiwul. Ini dilakukan agar kaya akan variasi. Di pasar tradisional umumnya klanteng hanya ada dari pukul 06.00 hingga 08.00 pagi.
Kue lain yang bisa dinikmati diantaranya apem. Umumnya apem ini di gunakan sebagai salah satu ritual kirim doa pada arwah pendahulu. Kue ini terbuat dari tepung beras, gula, dan telur. Rasanya manis, nkmat dimakan selagi hangat.
Tak puas dengan klanteng dan kue ritual itu, anda bisa mencicipi beragam kue lainnya. Beberapajenis kue lain yang di kenal adalah rangin.

Penasaran? Sambil liburan, apa salahnya jika pagi hari anda menyempatkan ke pasar untuk menikmati berbagai makanan ini.

Seluruh jajanan pasar ini bisa dinikmati dengan harga yang relative murah. Satu porsi pincuk klanteng dijual dengan harga Rp.1000,00 hingga Rp.2000,00. Untuk apem, dan rangin biasanya dijual dengan harga Rp.500,00 hingga Rp.1500,00. Jajanan ini tersebar diseluruh pasar tradisional Mojokerto.

Sate Kambing Pak Man – Tangunan Puri

Harum semerbak aroma sate di sekitar perempatan tangunan tak lain lagi sudah pasti bisa ditebak. yup bener….. sate Kambing Pak Man!!!
Sore itu saya dan teman menyempatkan mapir di warung sate Pak Man. Sembari menunggu sate pesanan masak, saya pun melihat lebih dalam isi dapur warung sate ini. Oleh pemiliknya saya di tunjukkan daging kambing mentah yang berwarna merah segar. Sambil beliau bakar sate yang saya pesan, saya bertanya “Pak Apa sih yang membuat sate bapak lain dari yang lain?”, sambil tersenyum beliau mengatakan “tidak ada yang berbeda mas dengan sate pada umumnya, mungkin karena racikan khusus bumbu jawa ini yang membuat sate bapak dirasa cocok di lidak orang.”

Akhirnya, sate pesanan saya pun jadi juga. Hmmm, harum aroma semakin membuat peanasaran?,…Ueeenaaak rek,……dagingnya cukup empuk, pantes warung sate ini cukup terkenal. Pak Man mengatakan bahwa daging kambing ini berasal dari kambing yang masih muda. Beliau mengatakan tidak trik khusus untuk mempopulerkan sate ini ke khalayak umum. Orang akan tau dengan sendirinya dari mulut-mulut asalkan kita sebagai produsen terus menjaga kualitas makanan dan bumbu jawa ini.

Tak terasa satu porsi sate kambing, sepiring nasi beserta kuah gule, dan segelas teh panas manis segera berpindah ke perut saya. Hanya dengan Rp.7000,00 saja kita bisa menikmati satu porsi. Benar apa kata orang-orang sate kambing Pak Man pancen Mantap. Bumbu sate yang berbaur pedes manis mampu menggoyang lidah.

Nah, tunggu apalagi. Jika anda ingin merasakan lezatnya sate ini, sembari berwisata ke Pacet atau Wisata Desa anda dapat mampir mencobanya di warung sate Pak Man perempatan Tangunan sebelah timur SLTPN 1 Puri Tangunan. Warungnya buka setiap hari mulai dari jam 9 pagi sampai jam 7 malam.

-->Warung Sate Pak Man Per-empat-an Tangunan (Timur SLTPN 1 Puri)

Keciput – Krupuk Rambak Membuat Anda Lupa-lupa ingat


Jika anda adalah salah seorang yang hobby nyemil, ketika sedang berada di Mojokerto cobalah untuk menikmati kelezatan gurihnya keciput. Bagi sebagian orang keciput terasa asing khususnya warga non mojokerto.Keciput hampir sama dengan Onde-onde, namun yang membedakan bentuk keciput lebih kecil dan tak berisi seperti Onde-onde. Bahan-bahan yang digunakan pun hamper sama antara lain campuran tepung, gula, telur, dan wijen sebagai pelapis kulit luar. Wijen disini memiliki fungsi ganda selain sebagai penambah rasa gurih juga sebagai asesoris yang membuat camilan ini terlihat menarik. Kriuk renyah gurih bercampur manis di lidah mengahasilkan sensasi nikmat luar biasa.

Cara pembuatan keciput ini relative mudah dari adonan tepung dibuatlah bulatan-bulatan kecil yang menyerupai pilus (kelereng), setelah bulatan pilus (kelereng) terbentuk letakkan di atas tempayan yang sebelumnya sudah terdapat butiran wijen. Tempayan yang terdapat butiran pilus dan wijen hanya di gerak-gerakkan (guling-guling), dengan sendirinya butiran wijen menempel dengan bulatan pilus.

Proses pemasakan keciput pun hampir sama dengan onde-onde, digoreng dalam wajan dengan api yang sedang tujuannya untuk mengahasilkan pemasakan yang merata. Keciput ini dijual Rp.2000,00 hingga Rp.5000,00/bungkus.


Tak puas dengan onde-onde dan keciput. Anda wajib mencoba krupuk mojokerto. Krupuk ini terbuat dari bahan dasar hewan piaraan yakni kambing, sapi, dan kerbau. Proses pembuatan krupuk ini cukup rumit dan membutuhkan beberapa proses. Jadi tak heran jika krupuk ini lebih mahal dari pada harga krupuk pada umumnya. cara pembuatan

Krupuk rambak dijual perbungkus dari harga Rp.5000,00 hingga Rp.10000,00. Sedangkan untuk krupuk rambak yang masih mentah (krecek) di jual dengan harga bervariasi tergantung penjual mulai dari harga Rp. 50.000,00 hingga Rp. 60.0000,00/kg.
Seluruh snack mojokerto ini dapat anda peroleh di beberapa tempat. Untuk keciput bisa diperoleh sepanjang Jalan Raya Pasinan. Sedangkan Krupuk Rambak bisa anda peroleh di sepanjang Jalan Raya Pacing dan Sepanjang Jalan Raya Bangsal. Timur Terminal Mojokerto