cerita lalu

Dari kecil aku tahu kalau aku anak hebat, licah, suka dengan hal baru….(pd ya!)
Aku tahu karena orang bilang “kamu akan jadi orang sukses” (Aminnnn). Tapi mereka gx pernah bilang akan sehebat apa aku nanti, apakah aku akan mengalahkan orang yang lebih hebat dariku (Apa aku bisa mengalahkan kecerdasan Einsten, ketenaran Beckamp dan CR 7, ke-brilliant’nan seorang Bill gate) "anganku”.
Seperti biasa aku adalah anak kecil yang suka akan main. I Like football, permainan inilah yang sering aku lakukan dengan teman sebayaku. Tidak sombong juga kalau diantara teman sebayaku dikampung akulah yang paling mahir memainkan bola.
Saat itu di halaman belakang rumah, aku menguasai bola dan memasukkannya ke gawang, hal itu sudah biasa. Aku terkejut, mendadak ada seorang lelaki yang menghadangku yangtampakny dia tidak menyadari kalua aku adalah raja ditempat ini.
Aku merasa tertekan, tergesa-gesa, operan ngawur.
Mulai aku menyalakan semuanya. Salah temanku karena mereka tak mengerti maksudku. Salah pelatihku karena strateginya yang buruk. Yang jelas ini semua bukan salahku “karena aku yang paling hebat”.
Huh, akhirnya sadar juga saat aku melihat wajah di cermin yang tampak seperti aku. Wajah di cermin yang selalu tampak hebat akhirnya punya ruang untuk memperbaiki sebagai pengganti kebencian. Saat itu pula aku sadar dan berhenti menyalakan orang lain. Mulailah permainan kami tampak kompak dan indah.
Dari ini aku mulai mengerti.bahwa aku selalu bergantung pada teman2ku. And now aku lebih menyukai diriku yang lebih baik ini sejak aku tau bahwa aku sangat buruk dalam kehebatanku. Dan lebih baik menjadi diriku sendiri.

Awal Sebuah Pembelajaran

juni 2007
seperti biasa pukul 5 pagi aku bangun, inilah hari baru lagi yang harus aku jalani. Hari ini tiba saatnya dimana aku dan teman2 sekolahku untuk perpisahan yang terakhir kali sebelum diantara kita masing2 akan mengembara jauh untuk mencapai cita2nya.
‘nak ibu tau kalau hari ini adalah hari perpisahan dengan teman2 sekolahmu, itu berarti kamu telah siap untuk memulai perjalanan hidup! Ibu tau perasaanmu pasti campur aduk. Memang saat2 penting dalam hidup itu aneh,jarang sekali terdiri dari satu perasaan. Tapi gx pa2, hal itu akan membantu membuatmu hal yang baik akan menjadi berharga.
Ibu memerlukan waktu yang lama untuk memberikan nasihat yang bijaksana ini, inilah salah satu sulitnya jadi orang tua. Nah akhirnya ibu memutuskan untuk menawarkan sedikit pertanyaan dasar mengenai kehidupan. Ada sebagian orang menjalani hidup tanpa memikirkannya sama sekali. Sayangnya mungkin saat kamu mencari jawaban, kamu akan menemukan sesuatu yang amazing. Sesuatu yang amazing ini tidak jarang akan membuatmu frustasi sesaat kamu mengira telah menemukan jawabannya (yang lebih heran lagi , sampai usia ibu yang sekarang ibu masih belum menemukannya).gpp wez tapi yang paling penting, ibu berharap “bahwa dengan berbagai bagian kecil dari diri dan jiwa yang ibu miliki dapat membantumu untuk menjawab pertanyaan2 yang muncul dalam benakmu”
Siapa?Inilah pertanyaan yang paling penting. Ruangkanlah waktu untuk menemukan dirimu dan jadilah dirimu sendiri. Cobalah untuk jujur,hormat,berbuat baik. Tapi yang paling penting berhati-hatilah, jangan membatasi jati dirimu dengan kepemilikan. Biarkan dirimu mengalir tumbuh dan berkembang. Dan ingatlah selalu bahwa kamu tidak sendirian, kamu memiliki keluarga, teman, dan tentunya Tuhan.
Mengapa? Pertanyaan ini sulit juga,jangan pernah berhenti menanyakan tentang ini. Inilah yang akan membuatmu terus tumbuh. Biarkanlah. Biarkanlah pertanyaan ini membentakmu, menantangmu saat kamu ambil keputusan dan saat kamu nyantai. Biarkan juga berbisik saat kamu lupa siapa kamu. Pengenalan tentang fakta dasar ini dapat menjagamu tetap waras akan dirimu dan memberimu kesempatan untuk petualangan yang lain.



Apa ?
Semula Ibu mengira pertanyaan ini adalah “Apa yang akan kau lakukan”, tapi ibu salah ternyata yang dimaksud adalah “apa yang kau suka?”. Nah mulai sekarang temukan apa yang kau suka dalam dirimu dan lakukan keinginanmu dan galilah potensi apa yang ada dalam dirimu. Kamu boleh melakukan apapun, tapi satu catatan dari ibu jangan sampai apa yang kau perbuat merugikan orang lain dan terutama melenceng dari agama.
Kapan?
Terkadang orang akan terkecoh dengan pertanyaan ini. Ada sesuatu yang sebaiknya dilakukan sekarang tapi tidak di lakukan. Pekerjaan menunda adalah sesuatu yang buruk dan juga akan menambah beban pekerjaan. Tapi tidak juga segala sesuatu itu hari itu harus dikerjakan seketika itu juga tapi juga ada waktunya.
Terakhir “Bagaimana?
Nah untuk hal ini ibu tidak bisa memberimu nasihat. Coba cari jawabannya sendiri. Inilah yang akan kamu jawab dengan caramu sendiri.
Key….good luck honey!!!
Bu Jam sudah menunjukkan pukul 08.30 itu saatnya aku berangkat ke gedung A yani.
Yo wez hati-hati “sapa ibuku.

Who Am I

Perkataan diatas yang sering kita Tanyakan pada diri kita. Mungkin tiap malam kita selalu berpikir untuk mencari jati diri. Siapa kita/aku, kita/aku diciptakan untuk apa, mengapa kita/aku tercipta di dunia ini?

Aku seorang mahasiswa yang tercipta dari segumpal darah yang ditiupkan nyawa oleh-Nya. yang sampai sekarang sedang berusaha untuk menemukan jati diri,masih belum bisa apa2,yang terus menerus menggantungkan orang tua. belum punya skill atau pun kemampuan lebih yang aku miliki. Tidak seperti apa yang dimiliki orang lain.

Aku bukanlah CR7 yang setiap tendangannya bisa menggetarkan gawang lawan.Aku bukanlah seorang pekukis yang setiap gagasannya bisa langsung melukiskan sebuah aneka warna dunia.Aku bukanlah seorang arsitek yang bisa membangun suatu fondasi yang mantap.Aku bukan seorang detektif yang selalu mengintai untuk mencari arti dan makna penting kehidupan.Aku bukanlah seorang astrolog yang bisa membaca dann menganalisis telapak tangan seseorang.Aku bukan seorang dosen/guru yang dijadikan teladan bagi orang lain.Aku bukan seorang dokter yang bisa menyembuhkan seorang pasien.

Bingung dech….
Gal tau wes siapa aku yang paling penting “aku adalah aku” bukan orang lain. ("tapi aku Punya keyakinan kalau saya akan jadi orang yang serba bisa, punya skill dan kemampuan lebih dari yang lain).
Mengapa saya bilang seperti itu, karena saya adalah sukses, dan sukses adalah saya. hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan hari esok harus lebih baih dari hari ini.

Setiap orang tercipta didunia ini pasti punya tujuan tertentu yang punya kekurangan dan kelebihan masing2. Satu yang aku tahu mengapa kita tercipta di dunia,tidak lain hanyalah untuk takwa pada sang Khaliq. dan terus menebar kebaikan dan memberi manfaat sebanyak-banyaknya pada orang lain dan juga alam. That's It.

Hidup dan Mati

Hidup dan Mati di palu hakim

Dalam satu malam 3 manusia meregang nyawa.Ajal mereka telah ditentukan oleh sebuah keputusan ketukan palu hakim. Tuhan saja Maha Pengampun, arifkah sebuah hukum itu?
Bukankah mereka sendiri yang membangun jalan itu menuju pada kematian itu. Bayangkanlah jika Dukun Usep tak memilih untuk berprofesi sebagai dukun yang menghabisi delapan nyawa “pasiennya”, bayangkanlah jika Sumiasih dan Sugeng tak menghabisi keluarga Letkol Agus Purwanto, tentu jalan menuju regu tembak tak bakal terjadi. (kompas)

Akankah ketegasan hukum ini membuat para pelaku kejahatan berpikir dua kali, bahkan ribuan kali ? Mengingat kematian, setidaknya juga bisa mencegah kerakusan dan ketamakan terhadap nikmat duniawi. Melembutkan hati seraya mengenangkan saat mati tiada ada yang kita bawa selain amal baik kita. Mendorong kita untuk bisa memaafkan dan menerima kesalahan serta kelemahan orang lain.
Ikhlaskah mereka dialam sana atas keputusan hukum jika mereka tahu para pelaksana hukum sendiri masih banyak yang melanggar hukum. Ah, itu kembali ke kodrat manusia yang tidak pernah puas dengan apa yang diterima dan tidak ada yang sempurna. Polisi, hakim, jaksa juga manusia *

yo'opo pendapatmu?

SEBELUM KITA MENGELUH

mr.president
1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.

2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.

4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada
tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.

5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Allah untuk diberikan teman hidup.

6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.

7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.

8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.

9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.

10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran,
orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.